Categories
Uncategorized

Politik Terbaik Dengan Presiden Terbaik

Bisi politik Anda? Saya sendiri tidak punya ambisi apa-apa. Dari dulu kan diusulkan Ketua Partai Golkar jadi presiden, tapi saya sudah jelas, saya enggak mau jadi presiden. Saya syukuri saja jadi ketua partai. Kalau jadi wakil presiden? Saya enggak pernah berpikiran apa-apa. Sekarang jadwal saya penuh banget keliling hampir tiap hari untuk kepentingan partai. Itu yang diinginkan oleh kader saya.

Saya tidak mau memikirkan masalah posisi. Kalau kader minta Anda jadi presiden? Ampun…, ampun…, saya berterima kasih, kalau itu saya enggak mau…, ha-haha…. Dulu, waktu saya jadi Ketua DPR, saya selalu sampaikan saya enggak mau juga jadi ketua partai. Tapi akhirnya Anda jadi Ketua Golkar…. Waktu itu keadaannya karena terbelah. Waktu itu saya ingin Golkar ini menjadi solid kembali tanpa memikirkan lebih jauh. Coba kita mulailah. Nah, sekarang biarlah saya sendirian enggak memikirkan apaapa, supaya bikin orang, kader-kader saya yang terbaik, maju ke depan.

Memang nyaman di belakang? Pokoknya, saya tenang-tenang saja sekarang. Siapa yang membeli dan mendesain rumah Anda? Background saya kan pengusaha. Jadi dulu Tuhan kasih jalan. Rumah ini dijual orang yang tidak bisa menyelesaikan administrasinya. Cuma Rp 3 miliar, 20 tahun yang lalu. Dulu harga tanah Rp 1 juta per meter. Sekarang harga tanah Rp 80 juta per meter. Rumah ini baru dibangun 11 tahun yang lalu. Berapa luasnya? Sekitar 1.550 meter persegi di luar bangunan.

Karena kesibukan Anda, kabarnya kesempatan ngobrol dengan istri hanya saat di kamar mandi? Ya, benar. Saya kadang-kadang kasihan sama istri dan anak-anak saya. Tapi istri saya kan sabar. Dalam setahun itu jarang marah. Saya pulang pagi, cuma ditanya, pagi-pagi sudah disiapin pakaian.

Saya baru tidur tadi malam pukul 3 pagi, bangun pukul 7 pagi. Istri saya menemani saya sambil ngobrol, ”Kepengurusan sudah selesai belum, sih? Ini banyak ibu-ibu tanya.” Istri lebih cerewet? Lebih detail. Istri saya selalu membantu pekerjaan yang sifatnya sosial. Dari dulu, di DPR juga begitu.

Website : kota-bunga.net

Categories
Uncategorized

Jokowi Mempermasalahkan Hal Ini Sekarang

Dari siapa ide pembelian pesawat itu? Sejak saya menjadi ketua, penguruspengurus itu sudah didatangi oleh temantemannya untuk membantu memberikan kemudahan supaya Golkar bangkit, jaya, dan menang. Karena mereka melihat manajemen terbuka yang saya lakukan. Dalam pilkada DKI Jakarta nanti, apakah Golkar memberikan dukungan kepada Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok? Ahok itu dulu anak buah saya.

Saya melihat sisi-sisi positif dia sebagai Gubernur Jakarta sekarang. Gaya bicaranya meledakledak, tapi kan pekerjaannya sukses. Apa bentuk dukungannya ke Ahok? Nanti kita lihat. Ahok bekerja dengan baik. DKI perlu gebrakan, yang bekerja cepat untuk pertumbuhan ekonomi kita. Karena DKI barometer, dinilai oleh negaranegara lain. Kita lihat sekarang belum juga banjir, karena dibuat embung di manamana. Ya, bekerja saja sambil ngomongnya sleboran.

Artinya, Anda sudah yakin untuk memberikan dukungan tanpa syarat? Memang alangkah bagusnya juga kalau Ahok selalu menjalin hubungan harmonis dengan legislatif dan eksekutif. Ini perlu ada chemistry yang sama karena parlemen juga ingin pemerintahnya jalan. Hal itu saya sampaikan kepada Ahok. Soal perpanjangan masa jabatan Kapolri, bagaimana sikap Golkar? Saya mendukung untuk kepentingan Polri ke depan. Mana yang terbaik sepanjang itu bisa memberikan kontribusi besar kepada kepentingan negara.

Masalah diperpanjang atau tidak, itu semua menjadi pemikiran Presiden. Apakah soal Kapolri ini berpengaruh terhadap perombakan kabinet karena waktunya berdekatan? Yang saya ketahui, keputusan Presiden itu selalu mengejutkan. Orang-orang enggak tahu, tiba-tiba sudah diputuskan. Sebagai Ketua Umum Golkar, apakah ini anugerah buat Anda? Saya terus terang berterima kasih, bersyukur masih dikasih kesempatan sama Tuhan untuk bisa memberikan kontribusi untuk Partai Golkar.

Ya, tentu ini ada hikmahnya. Saya sudah dihantam, dizalimi sana-sini. Saya dan istri suka berpikir bingung, gimana saya ini. Kita enggak pernah berbuat macam-macam, tapi ada aja. Ini jalan hidup saya. Tapi, ya, syukurlah sekarang. Pokoknya saya sekarang berhatihatilah kalau dimintai tolong. Apakah posisi Ketua Umum Golkar untuk mengamankan kasus-kasus? Enggak juga. Saya tidak merasa ada kasus yang memberatkan saya.

Karena yang saya jalankan itu dasarnya selalu yang betul. Kan, semua itu isu. Kalau saya baca Tempo, dideretin dari ujung ke ujung, saya kepingin nangis juga. Itu anak saya juga kasihan. Anak saya juga tanya, ”Pa, itu sebenarnya gimana sih, penjahat bukan?” Saya sih enggak bisa apa-apa sama Tempo, kok saya tiba-tiba ditaruh di depan (cover). Setelah jadi Ketua Umum Golkar, apa am